|
Aku ulangi kata-kata sayyid As syuhada Al muqawamah (Sayyid Abbas), jagalah muqawamah islamiyah karena itu adalah amanah dari para syuhada…. dan amanah Allah kini ada di punggung kita, barang siapa berpegang teguh kepadanya maka, dia akan selamat dan mereka yang meninggalkannya akan tenggelam dan sirna.
Bismi Rabbi As syuhada wa As shadiqin Syahid Basij Muhammad Shadiq Sarlah Pesannya: Imam Husain as di malam Asyura mengatakan: “Wahai pembela dan penolongku, wahai Engkau Yang Maha Tinggi, bantulah kami untuk melawan dan mempertahankan Islam. Ketahuilah bahwa kematian bagaikan jembatan yang melintaskanmu dari penderitaaan kepada kebahagiaan dan melintaskanmu ke alam abadi. Tapi kematian bagi musuhmu bagaikan jembatan yang melintaskan mereka dari keindahan menuju penjara derita dan menakutkan”. Wahai Engkau sang pencipta, berikanlah bantuan kepadaku, sehingga aku tergolong sebagai orang yang memberikan modal, dan yang keberadaanya disisiMU bias mengembalikan harganya padaMu. Dan atas baiatnya, selalu tetap tegar tanpa gentar. Berilah taufik kepadaku agar aku bisa memilih panggilanMu, sehingga bisa aktif di jalan syahadah, untuk melangkah tegar hingga sampai pada kesyahidan dimana cinta dan kehidupan abadiMu dibawah bendera haq dan panji-panji hidayah. Kami mengetahui dengan baik risalah darah dan syahadah. Pada saat ini warna darah syuhada telah mewarnai zaman dan mewarnai seluruh tanah air islam. Pesan darah syuhada telah sampai ke telinga sejarah. Islam memerlukan syahadah dan kita perlu untuk berada di sisi Ilahi, dan kemanusiaan memerlukan tumpahnya darah.[] Syahid Basij Muhammad Ali Fasyarkiyan Lahir di Tehran Tahun 1344 HS Syahid pada: 20- 2 1361 HS. Gugur di medan pertempuran Salamcheh (perbatasan selatan Iran dan Irak tepatnya antara kota Khoramshahr) Iran dan Basrah (Iraq)) pada operasi Militer Karbala ke 5. Pesan: Janganlah menangis untukku..... !. Semoga semua dapat melaksanakan tugasnya masing masing di jalan yang saya juga menapak. Tegar dan tetap melangkah dengan bantuan dan lutf Ilahi. Kadang-kadang terpikir, dimuali dari Revolusi Islam kita ini hingga sekarang, bagaimana Revolusi ini bisa menang dengan adanya musuh dari dalam dan luar negeri, sehingga saya sampai pada kesimpulan bahwa semua ini tidak lain karena bantuan Tangan Ilahi dan lutf Ilahi. Maka untuk menjaga semua ini berusahalah untuk melakukan pekerjaan yang bertujuan, melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar dan juga meningkatkan pengetahuan. Ibuku…., kalau Allah memberikan nasib bagiku kesyahidan, janganlah menangis untuk ku.., bergembiralah….. Kalau jenazah saya tidak sampai pada kalian, maka ingatlah para ibu yang anak-anaknya syahid dan tidak ada beritanya. Kalau kalian menziarahi kuburku, maka ziarahilah kubur para syuhada yang tidak diketahui indentitasnya di Behest Zahra (Kubur para Syuhada' di selatan Tehran) karena mereka tidak mempunyai siapa-siapa kecuali Allah…![] Syahid Malik Asytar Wasiat Syahid, Amir Ahukhush Pesan Syahid: Aku bersumpah, untuk selalu menjadi pengikut dan pendukung revolusi Islam karena mendukung revolusi berarti mendukung Islam dan muslimin. Karena jalan Imam Khomeini adalah jalan Imam Husein as dan jalan para syuhada Islam. Wahai Imam kami, atas darah sorgawimu aku berjanji, selama darah masih mengalir dibadan, selama musuh Islam dan muslimin masih ada, saya tidak akan duduk diam…! Wahai Imam kami, saya berjanji atas gugurnya Rajai dan Bahonar. Saya tidak diam selama imperialisme masih belum bertekuk lutut. Tetaplah mendukung Imam kita, karena kita tidak mau menjadi seperti orang Kufah yang membiarkan Imamnya tinggal sendirian. Sebagaimana sekarang saya bersama Imam, maka hingga akhir hayat saya tidak akan membiarkan Imam sendirian. Perhatikanlah perintahnya sehingga engaku dapat melaksanakannya sedikit demi sedikit. Sebagaimana Imam selalu mengingatkan untuk tetap siap siaga di medan dan mendukung ruhani yang berjuang dan komitmen. Ketahuilah…. kalau saja para ruhani kalah, maka Islam akan kalah.[] Syahid Pasdaran Sayid Rafi Rafi’i Ttg lahir: Tabriz, 1341 HS. Tanggal Syahadah: 12-11-1362 . Operasi Wal Fajr 1. Pesan Syahid: - Ketahuilah bahwa musuhmu adalah Amerika, Rusia dan Israel. - Taman Maqam Syuhada’ adalah lembah rahmat dan tempat hadirnya Shahibuz Zaman aj. - Kemuliaan keluarga syuhada ada dihadapan Allah. Kitapun pasti menghormati mereka. - Taatilah Wali Amr kalian, dan ikatlah dengan tali hati kalian sehingga kalian saling dekat dan dapat menghadapi musuh.[] Syahid Basij Mohammad Reza Mohammadi Pesan Syahid: Sejak dimulai peperangan antara haq melawan bathil, saya menganggap diri ini sebagai milisi haq untuk melawan bathil yang telah memberikan sahamnya yang tidak berarti. Karena sekian lama saya merasa bahwa saya sama sekali tidak dapat melaksanakan ajaran agama yang sebenarnya, maka dengan dalil inilah saya selalu merasa rendah diri dihadapan Allah saw dan pemimpin revolusi Imam Khomeini qs. Disaat serangan di mulai oleh Iraq boneka Amerika menghantam kami, dengan janji dari pemuda ,anak-anak, orang tua. Mereka yang telah bermandikan darah membuat kesabaran ini hilang, maka saya memutuskan untuk dapat memberikan saham dengan jalan apapun bagi peperangan ini. Paling tidak saya dapat menembakkan peluru kearah musuh saudara dan saudari kami yang tidak bersenjata. Karena itu saya putuskan untuk pergi kemedan perang.[] Syahid Mujahid Ali Najib Madlaj (Abu Ridha) Ttg: Nabja 1979, No keanggotaan:10-151 (Muqawama – Hizbullah) Tempat dan tanggal syahadah: Zaghlah-Hasyibiyah 22-11-1999 Wasiat Syahid: Saudara-saudaraku yang mulia, yang senantiasa menanamkan kecintaan dihatinya kepada syahadah …. yang selalu mengosongkan dihatinya dari cinta dunia, cinta kedudukan dan harta yang mencelakakan, yang hanya mendambakan balasan pahala yang besar dari jihad dan syahadah dijalan Allah swt. Aku wasiatkan kepadamu supaya selalu aktif bersama muqawamah, karena ketahuilah paling mulianya manusia adalah ketika dia berpegang pada jalan Ahlil Bait as dan mengakui wilayah Ali as. Amiril Mukminin as berwasiat dengan menggunakan kalimat yang sangat berkesan, dimana ketika seorang manusia memperdalam isinyanya maka dia akan menemui makna yang lebih luas. Yaitu untuk mencampakkan cinta dunia dari hatinya dan memaksa dirinya untuk berpegang kepada Allah swt dan barang siapa meninggalkan jihad dijalan Allah swt, maka Allah akan menyandangkan pakaian kehinaan dan menjatuhkannya kedalam petaka. Aku ulangi kata-kata sayyid As syuhada Al muqawamah (Sayyid Abbas), jagalah muqawamah islamiyah karena itu adalah amanah dari para syuhada…. dan amanah Allah kini ada di punggung kita, barang siapa berpegang teguh kepadanya maka, dia akan selamat dan mereka yang meninggalkannya akan tenggelam dan sirna.[[Yayasan Syuhada dan Pejuang][IM/R]] Views: 103
|
- ATURAN DISKUSI
- Perlu diketahui bahwa, redaksi tidak bertanggung jawab atas komentar yang masuk
- Usahakan komentar tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang masuk ke meja redaksi akan diseleksi.
- Komentar yang membangun dan tidak menghasut akan mendapat respon besar dari redaksi
- Setiap komentar bisa dikomentari secara timbal balik
- SELAMAT BERDISKUSI
|
ISLAM MUHAMMADI_IM ISLAM MUHAMMADI - All right reserved 2008. AKOCOMMENT |