Home
Wednesday, 20 August 2008
Praktik Perbudakan Syaikha Emirat di Brussel Hebohkan Belgia PDF Cetak E-mail
Wednesday, 02 July 2008
Bisa bermewahan menyewa seluruh kamar lantai teratas Conrad Hotel (termahal di Brussel, red), tapi memperlakukan para pembantunya seperti budak. Gaya hidup syaikha Emirat Arab ini dihentikan polisi Brussel.

 
Polisi dengan mengerahkan banyak personel masuk ke Conrad Hotel dan menyelamatkan parapembantu yang menjadi budak moderen itu, Selasa (1/7/2008).
 

Para pembantu yang berjumlah 17 orang tersebut harus bekerja rata-rata 17 jam sehari. Mereka harus begadang atau tidur di koridor hotel kalau-kalau sang syaikha dan empat puterinya sewaktu-waktu memerlukan mereka.
 

Salah satu dari puteri syaikha itu selalu menuntut kopi panas dan memerintahkan pembantunya

mengikuti dia. Para pembantu itu tidak boleh keluar hotel. Untuk keluar diam-diam atau kabur tidak mungkin, sebab janda seorang syaikh dari Uni Emirat Arab itu membawa bodyguard sendiri.
 
Tapi akhirnya tiga pembantu berhasil melarikan diri. Satu pembantu lainnya yang juga kabur langsung melapor ke polisi Brussel. Laporan pembantu ini diperkuat satu dari tiga pembantu yang telah kabur tadi dan berhasil ditampung di Zaventem, beberapa kilometer dari Brussel.
 
Laporan para pembantu mengenai praktik tidak manusiawi itu menghebohkan Belgia, bahkan sampai menghiasi headline media massa di Belanda edisi hari ini, (2/7/2008). Apalagi untuk kerja tak kenal batas ala budak itu mereka hanya digaji setara EUR170 per bulan.
 
Dari para pembantu yang kabur itu terungkap bahwa ketujuhbelas pembantu berasal dari delapan negara berbeda. Setelah resmi diterima bekerja di keluarga syaikha tersebut paspor mereka langsung ditahan sang majikan. Mulailah kehidupan mereka layaknya budak.
 
Conrad Hotel adalah hotel paling mewah dan mahal di Brussel, tempat para pemimpin dunia, diplomat dan bintang showbiz biasa menggelar acara. Keluarga syaikha Emirat menyewa seluruh lantai atas selama 12 bulan untuk menetap selama menjalani pengobatan di ibukota Belgia dan Uni Eropa itu.
 
Meskipun tertangkap basah melakukan delik pemerasan dan perdagangan manusia, namun keluarga syaikha itu tidak bisa diproses hukum Belgia, karena mereka dikategorikan darah biru. Pihak Uni Emirat Arab melakukan protes atas kelancangan polisi Brussel menggerebek keluarga syaikha tersebut.[im/mt] detik news


Views: 356

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • ATURAN DISKUSI
  • Perlu diketahui bahwa, redaksi tidak bertanggung jawab atas komentar yang masuk
  • Usahakan komentar tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang masuk ke meja redaksi akan diseleksi.
  • Komentar yang membangun dan tidak menghasut akan mendapat respon besar dari redaksi
  • Setiap komentar bisa dikomentari secara timbal balik
  • SELAMAT BERDISKUSI
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:

Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

ISLAM MUHAMMADI_IM
ISLAM MUHAMMADI -
All right reserved 2008. AKOCOMMENT

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mampus Israel..!!

Komentar Pembaca

Padamu Negri
Padamu Negri
ahsan, ahsan,tayyib, memang ha...
09/08/08 12:31 .

Aksi Kemanusiaan Tentara AS di Iraq
Allahhu akbar
saudaraku umat islam dimanapun...
07/08/08 12:59 .

JIHAD HUSEINI
-
nusantaraempire.wordpress.com
01/08/08 20:25 .

Al-Zawahiri: Dalam waktu dekat Israel da...
Dasar Khawarij dan Syiah
Khawarij Dengan Syiah koq berh...
30/07/08 20:10 .

Tanda-tanda Kemunculan Imam Mahdi (I)
malaikat jibril a.s
Pada tanggal 3 bulan juli th 2...
28/07/08 21:46 .

Terjemah Al Quran Sesuai Dengan Tafsir A...
terjemah tafsir al-mizan
tolong data-data tentang terje...
28/07/08 12:26 .

Al Quran Termahal di Dunia
Bukan Bid'ah lah...kalau Bid'a...
27/07/08 23:20 .

Fatwa Ayatullah Sayyid Ali Khamenei Tent...
renungkanlah!!
assalamu\'alaikum.. pertama s...
15/07/08 08:07 .

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Artikel Terkait

Karikatur

Genosida di Iraq

Just Foreign Policy Iraqi Death Estimator

Galeri

   Hak Cipta © 2007-2008 Islam Muhammadi, All Rights Reserved

   Kontak Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya