Home
Wednesday, 20 August 2008
Pembebasan Al Quds PDF Cetak E-mail
Saturday, 21 June 2008

Khad Imam (VIII)

 

Al Quds 

 

Bara permasalahan al Quds dan Palestina selalu membakar jiwa dan perasaan Imam Khomeini qs sehingga selalu muncul dalam ungkapan pidatonya. Permasalahan yang sebelum dan sesudah terjadi revolusi telah  menjadi salah satu tujuan penting yang diutamakan dan diangkat sebagai jihad. Imam memperjuangkan untuk kebebasan sempurna semua tanah, sungai dan lautnya, sebagaimana Imam mengatakan:”Wajib untuk menghilangkan Israel”. Untuk itu Imam memfokuskan semua kekuatan untuk menjelaskannya kepada umat Islam agar Al Quds tidak sampai dirampas (dari tangan muslimin)  dan mencari jalan agar dapat membebaskannya.

 

 

Sebab terampasnya Al Quds

Ada beberapa sebab yang dapat dipetik dari ungkapan Imam Khomeini qs, diantaranya:

I. Adanya  pada pemimpin yang menjadi penguasa dimana mereka bertindak hanya untuk menjaga keperluan dan kepentingan sendiri dengan mengorbankan kepentingan dan kehormatan umat.

 

a. Para tokoh yang tidak cukup mampu untuk mengatur dan memimpin negaranya, sehingga tidak memberi kesempatan membentuk masyarakat yang hakiki agar dapat memiliki kemampuan dan kekuatan, tidak pula memiliki kekuatan untuk memotivasi masyarakatnya, terutama mereka yang jauh dari Islam dan hukumnya sehingga mereka bertambah lemah. Mereka juga berusaha memecah belah dan merusak setiap kelompok yang meyakini permasalahan Palestina sehingga akan membiarkannya tampa penyelesaian.

 

Dalam aspek ini Imam berkata: ”Kalau saja para pemimpin negara negara Islamiyah menjadi pengejawantahan hakikat manusia, yakin pada hukum Islam dan menjalankannya, mengetepikan pertikaian parsial, mengangkat tangannya dari pertikaian dan perpecahan, bersatu diantara mereka, tentulah mereka telah berhasil melawan Yahudi jahat ini dan melawan semua kejahatan yang diatasnya adalah Amerika dan Inggris. Maka kita tidak akan melihat perbuatan Israel itu, karena mereka tidak pantas untuk menguasai masyarakat muslimah”.

 

Imam Khomeini berkata:”Sesungguhnya perselisihan (diantara tokoh Islam dan masyarakatnya) menjadi penyebab permasalahan Palestina tidak ada penyelesaiannya”.

 

b. Tunduk dan menyerahnya sebahagian dari para pembesar dibawah para penjajah sebelum mereka berhadapan langsung dengan Zionis, dimana Imam mengatakan:”Sesungguhnya perselisihan dan perbuatan sebahagian pemimpin Negara Muslimin yang tidak member kesempatan dan kemungkinan bagi 800 juta muslimin untuk menyelesaikan permasalahan Palestina, sebagai permasalahan yang terbesar bagi kita”. Imampun mengatakan:”Sesungguhnya egoism dan tindakan serta tunduknya sebahagian dari pemimpin Arab dengan menyusupnya orang asing telah mencegah puluhan juta Arab mengambil Palestina (kembali) dari tangan penjajah Israel”.

 

c.Percayanya kebanyakan pemerintahan dengan perjanjian politik yang tidak ada ujungnya tanpa memberi solusi penyelesaian permasalahan Palestina, sementara jihadlah merupakan penyelesaian. Imam Khomeini qs berkata:”Sebagian besar pemerintah sibuk dengan perjanjian dan konfrensi yang tidak memberikan hasil. Mereka meninggalkan jihad untuk orang orang Palestina yang berani yang bertahan (dari Israel) dengan keperkasaannya”.

 

Ini dari sisi para tokoh/pembesar dan sebab sebab yang berhubungan dengan hal tersebut, seperti pribadi pribadi, aktifis  yang tidak memperhatikan posisinya, dan berjuang tanpa ada persatuan sehingga jadilah (permasalahan) lebih susah dan kemudian mereka melupakan permasalahan Palestina.

 

II.Berhubungan dengan masyarakat dan umat dan tanggung jawab yang membebani mereka.

Tentang masyarakat, pola mereka berfariasi, disini juga ada permasalahan yang timbul (karenaya). Memang permasalahan besar dan mendasar yang sebenarnya diakibatkan oleh kelemahan dan kekurangan para tokoh yang kadang kadang karena penghkhianatan mereka juga. Tapi tetap saja bahwa hal ini tidak akan menghilangkan beban yang diemban oleh masyarakat. Dalam hal ini Imampun menyebutkan tentang perihal yang berhubungan dengan  masyarakat dan umat:

 

a.        Jauh dari berpegang pada Islam dan Quran serta percaya pada kekuatan militer Timur dan Barat, hal ini bertentangan dengan apa yang dikehendaki oleh nash Ilahi tentang wajib mengingkari kekuatan materi dan thaghut. Tapi beriman kepada Allah dan risalahNya juga percaya kepada Dia dan ajaran agamanya: Imam Khomeini qs mengatakan:”Kalau saja umat muslimin menggantikan kepercayaan kepada kekuatan militer Barat dan Timur dengan kepercayaan kepada Islam dan meletakkan ajaran Quran yang bercahaya dan bebas sehingga menjadi motivasi  dan mengamalkannya maka tidak akan ada penjajahan Zionis”.

 

b.        Pertikaian dan pertentangan muslimin dalam masalah yang parsial, meninggalkan medan juang serta membiarkan penjajah untuk berkuasa, sebenarnya telah melemahkan kekuatan yang besar dan kuat dari muslimin. Imam Khomeini qs berkata:”Kalau saja kekuatan ini bersatu, yaitu kekuatan 100 juta Arab, maka Amerika tidak akan dapat berbuat apapun”. Beliaupun berkata:”Sesungguhnya pertentangan menyebabkan keberadaan Zionis disini, dan memberikan kesempatan mereka untuk memperkuat diri”.

 

c.        Berharap/berpegang pada pemerintah dan mengharapkan ketetapan dan ketentuan pemerintah, dan tidak melakukan persepakatan dengan yang sesuai, tapi lebih percaya pada perkataan yang tidak pernah dilakukan. Imam Khomeini qs berkata:”Kalau masyarakat tergantung dengan kesepakatan pemerintahan yang bergantung pada Israel dan kekuatan lain, maka (pembebasan Al Quds) akan menjadi khayalan saja”. Imam Khomeini pun berkata:”Wajib saya katakan bahwa musuh Islam adalah orang yang bertindak tanpa bicara, tapi muslimin adalah orang yang berbicara tapi tidak bertindak, kalau saja 100 juta Arab kelaur dari batasan (hanya) bicara tentulah tidak akan sesulit ini menghadapi Israel”.

 

Bagaimana membantu Quds dan Palestina

Setelah mendeterminasi permasalahan, motivasi dan penyebab permasalahan yang sudah berjalan begitu lama, Imam Khomeini qs telah bertindak sekaian lama – menghabiskan umur berliau- pula untuk berusaha mencari  penyelesaian permasalahan ini. Dia berusaha menunjukkan hakikatnya kepada muslimin sehingga mereka percaya untuk dapat menyelesaikan dan  membantu Quds dan Palestina. Diantara kenyataan dan hakikat itu adalah:

 

I. Kembali kepada Islam Muhammadi asli dan mengikuti secara disiplin hukum hukumnya, sebagaimana dikatakan Imam Khomeini qs:”Kalau tidak kembali kepada Islam, Islam Rasulullah, maka kita akan tetap ada dalam permasalahan dihadapi, kita tidak akan dapat menyelesaikan permasalahan Palestina”.

 

II. Menolak melakukan perundingan, kesepakatan perdamaian atau pembahasan damai dengan regim Zionis, karena semuanya hanya akan memberikan pembenaran keberadaan dan penjajahan regim perampas ini, sementara mereka melakukan penjajahan, pencurian,perampasan illegal dan  terroris. Imam Khomeini qs berkata:”Sesunguhnya Camp David dan sejenisnya hanya memberikan pembenaran tindakan permusuhan (penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina), yang memberikan keuntungan untuk regim Israel”.Imam juga mengatakan:”Saya menganggap pengakuan terhadap Israel merupakan tragedy terhadap muslimin, seperti ledakan pada pemerintah. Saya menganggap penyataan permusuhan kepada Israel merupakan kewajiban Islam yang besar”.

 

III. Keberadaaan suatu kefasadan tidak hanya karena keberadaan permusuhan dan tindakan Israel, Imam Khomeini berkata:”Sesungguhnya penjajahan Israel wajib meninggalkan (tempat) secepatnya, dan jalan penyelesaian hanya satu; yaitu bangkitnya bangsa Palestina menghilangkan benda fasad ini (Israel) secepatnya”.   

IV. Menggunakan semua potensi persenjataan militer yang bersandar  pada iman. Imam Khomeini qs berkata:”Wajib untuk membebaskan Al Quds dengan menggunakan peluru yang bersandarkan pada iman dan kekuatan Islam, sera meninggalkan permainan politik yang berbau penyerahan itu, juga menghilangkan pemikiran untuk tergantung pada kekuatan adikuasa”.

 

V. Berdakwah untuk persatuan diantara muslimin untuk menghadapi ancamana yang diujungnya adalah menghadapi Isral dan menghancurkan bibit fasad yang terwakili dengan keberadaannya.Imam Khomeini qs berkata:”Telah kutekankan untuk persatuan muslimin diseluruh dunia untuk menghadapi permusuhan yang ada pada mereka (menghadapi Israel)”. Beliau juga berkata:”Sesungguhnya saya berharap untuk menyelesaikan pertikaian, dan terfokusnya pemerintahan pada permasalahan Islamiyah, dan Insyaallah dengan kekuatan Allah akan tercabutnya kanker (zionis) ini dari bumi mereka”.

 

VI. Mempertahankan tujuan perjuangan Palestina yang mulia dan mendukung dan menyokong perjuangan para mujahid, karena itulah cara untuk membebaskan Palestina. Imam Khomeini berkata:”Seluruh Negara Islam haruslah mengerahkan kekuatannya untuk tujuan Palestina dan mempertahankan gerakan pembebasan di dunia”. Beliaupun berkata:”Perlunya memberikan bantuan untuk kebangkitan dan pertahanan bangsa Palestina dalam menghadapi kedhaiman (Israel) sehingga dapat menang menghadapi kekuatan penjajahan  keji ini”. Imampun berkata:”Sesungguhnya diizinkan untuk menggunakan sepertiga (dari Khumus)  saham imam untuk para pengungsi, yang dijajah dan ditindas”.

 

VII. Masyarakat hendaknya menekan pemerintah agar dapat melakukan tindakan menentang Israel serta menggunakan kekuatan militer dan juga senjata minyak untuk menghadapinya. Imam Khomeini berkata:”Apa bila hendak mendukung Palestina maka masyarakat wajib bangkit  dan mendorong pemerintahannya untuk menghadapi Israel”. Beliaupun berkata:”Wajib bagi masyarakat untuk mendorong pemerintahannya agar melakukan tindakan serious melawan Amerika dan Israel, begitu juga dengan menggunakan kekuatan senjata militer dan minyak”.

 

Hari Al Quds Dunia 

Karena pentingnya masalah Al Quds dan Palestina maka Imam Khomeini qs ingin menetapkan detak kehidupannya, sehingga hidup dalam jiwa masyarakat, dihati dan akalnya, sebagaimana Imam menginginkan kelanjutannya dengan peningkatan gradual hingga sampai pada tercapaiya tujuan. Membebaskannya dari kotornya penjajahan dan hegemoni adikuasa, untuk itu Imam menetapkan hari khusus Al Quds untuk memberikan inayah sebagai taufik, dalil kejiwaan dan maknawiyah, Imam berkata:”Saya mengundang semua muslimin dunia untuk menjadikan hari akhir bulan suci Ramadhan yang merupakan hari al qadar, sehingga memungkinkan untuk memberikan satu dukungan suatu hari nanti dalam menetapkan (perjuangan) masyarakat Palestina untuk Al Quds. Dalam kegiatan ini, (kita) menyatakan persatuan dunia muslimin demi mempertahankan hak hak legal bangsa Palestina yang muslim”.

 

Maka Imam menetapkan hari ini, sebagai aspek spiritual, dihari Jum’at siang, mengikuti malam malam al Qadar (lailatul qadar) yang lebih baik dari seribu bulan itu dari hari hari di bulan Ramadhan yang penuh berkat. Kemudian menetapkan untuk satu tujuan yan sangat mulia yaitu untuk (pembebasan) Al Quds dengan tujuan untuk membebaskan Palestina secara keseluruhan. Sehingga muslimin perlu mempersiapakan semua kemampuan, kekuatan serta iradah maknawinya untuk bulan yang suci ini sehingga waktu yang suci ini dapat menghadapi musuh agama dan kemanusiaan”.

 

Dalil dan Aspek Hari Al Quds Dunia

Pernyataan hari ini (Al Quds) memiliki dalil dan aspek yang banyak,diantanya:

 

A) Hari berhadapan mustath’afin (kaum tertindas) melawan mustakbirin (kaum penindas).

 

Imam Khomeini berkata:”Hari Al Quds adalah hari dunia, bukan hanya hari untuk Quds, sesungguhnya ia merupakan hari penentangan kaum tertindas (mustath’afin) melawan kaum penindas (mustakbirin)”. Sebagaimana beliau berkata juga:”Hari Quds, hari diwajibkan mustad’fin untuk menentukan sikapnya, hari diwajibkannya mustath’afin untuk menunjukkan keberadaannya dalam menentang mustakbirin”. Yaitu hari dimana berkumpulnya mustath’afin dan menyatukan pandangannya untuk membentuk pergerakan mustath’afin, berkenaan dengan aspek ini Imam berkata:”Sebenarnya Hari Al Qus adalah hari Islam, hari untuk mengemban Islam secara menyeluruh dan dimana dalam hal ini terdapat tugas untuk membentuk partai mustath’afin diseluruh dunia dan saya berharap akan terbentuknya partai mustath’afin di dunia”.

 

B) Hari Besar Islam

Dia membawa ibarat posisi Islam sebagai agama Ilahi yang menginginkan kedamaian dan menghilangkan kedhaliman serta menegakkan keadilan dengan mengambil rumus temporer yaitu Al Quds. Hal ini menunjukkan satu misi penghidupan dan pembebasannya sebagai misi menghidupkan agama dan membantunya. Dalamhal ini ImamKhomeini qs mengatakan:”Hari Al Quds adalah hari besar Islam, hari dimana diwajibkan untuk menghidupakan Islam dan melaksanakan aturannya di berbagai Negara Islam. Wajib pada hari Al Quds dijadikan peringatan bagi semua kekuatan dimana Islam sejak sekarang tidak akan berada dibawah pngaruh mereka atau antek antek mereka yang jahad”.

 

C) Hari Komitmen dan Menolak Kemunafikan  

Dia merupakan hakikat kristalisasi komitmen terhadap Islam, berada dibawah sistim keorgansasian, dan hukum yang ditetapkannya.  Dimana hari ini akan secara praktis akan terpisahkannya  muslim hakiki dan yang bukan atau dengan kata lain; akan terpisah antara mukminin dan munafiqin. Imam Khomeini berkata:”Sesungguhnya pada hari ini yaitu Hari Al Quds akan tampak tepisahnya munafiqin dari  mukminin. Hari untuk Al Quds dan apa yang dituntutnya. Tapi munafiqin, pada hari ini mereka tidak akan  peduli dan melarang masyarakat untuk melakukan demonstrasi”. [IM/R]

                                                      

 

 

                                   

 


Views: 109

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • ATURAN DISKUSI
  • Perlu diketahui bahwa, redaksi tidak bertanggung jawab atas komentar yang masuk
  • Usahakan komentar tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang masuk ke meja redaksi akan diseleksi.
  • Komentar yang membangun dan tidak menghasut akan mendapat respon besar dari redaksi
  • Setiap komentar bisa dikomentari secara timbal balik
  • SELAMAT BERDISKUSI
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:

Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

ISLAM MUHAMMADI_IM
ISLAM MUHAMMADI -
All right reserved 2008. AKOCOMMENT

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mampus Israel..!!

Komentar Pembaca

Padamu Negri
Padamu Negri
ahsan, ahsan,tayyib, memang ha...
09/08/08 12:31 .

Aksi Kemanusiaan Tentara AS di Iraq
Allahhu akbar
saudaraku umat islam dimanapun...
07/08/08 12:59 .

JIHAD HUSEINI
-
nusantaraempire.wordpress.com
01/08/08 20:25 .

Al-Zawahiri: Dalam waktu dekat Israel da...
Dasar Khawarij dan Syiah
Khawarij Dengan Syiah koq berh...
30/07/08 20:10 .

Tanda-tanda Kemunculan Imam Mahdi (I)
malaikat jibril a.s
Pada tanggal 3 bulan juli th 2...
28/07/08 21:46 .

Terjemah Al Quran Sesuai Dengan Tafsir A...
terjemah tafsir al-mizan
tolong data-data tentang terje...
28/07/08 12:26 .

Al Quran Termahal di Dunia
Bukan Bid'ah lah...kalau Bid'a...
27/07/08 23:20 .

Fatwa Ayatullah Sayyid Ali Khamenei Tent...
renungkanlah!!
assalamu\'alaikum.. pertama s...
15/07/08 08:07 .

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Artikel Terkait

Karikatur

Genosida di Iraq

Just Foreign Policy Iraqi Death Estimator

Galeri

   Hak Cipta © 2007-2008 Islam Muhammadi, All Rights Reserved

   Kontak Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya