Halangan-halangan tabligh para Nabi

Terdapat rintangan-rintangan dalam proses kemasyarakatan agama dan untuk mencapai tujuannya. Al-Quran telah menyebutkan rintangan-rintangan tersebut, diantaranya:

1.  Kesombongan dan mengikuti hawa nafsu:

«أَ فَکُلَّما جاءَکُمْ رَسُولٌ بِما لا تَهْوى‏ أَنْفُسُکُمُ اسْتَکْبَرْتُمْ فَفَریقاً کَذَّبْتُمْ وَ فَریقاً تَقْتُلُون»

“Apakah setiap yang datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? (Qs Al-Baqarah [2]: 87)

Berdasarkan ayat ini, kerana para pemimpin Yahudi merasa  kehidupan perekonomian terancam disebabkan ajaran-ajaran dan ahkam para Nabi, maka mereka melawan perkataan para nabi dan tetap menuruti hawa nafsunya. Oleh kerana itu, mereka memberontak, berlaku sombong dan merasa dirinya sangat besar. Mereka  menolak para nabi dan menilai bahawa para Nabi adalah orang-orang yang berdusta, bahkan sebahagian daripada mereka sanggup membunuh nabi.

2.  Bertahannya para penguasa dan orang-orang kaya.

وَ ما أَرْسَلْنا فی‏ قَرْیَةٍ مِنْ نَذیرٍ إِلاَّ قالَ مُتْرَفُوها إِنَّا بِما أُرْسِلْتُمْ بِهِ کافِرُون»

“Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatan pun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata:

“Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya.” (Qs Saba [34]: 184)

3.   Mengikuti pujuk rayu syaitan

«وَ ما أَرْسَلْنا فی‏ قَرْیَةٍ مِنْ نَذیرٍ إِلاَّ قالَ مُتْرَفُوها إِنَّا بِما أُرْسِلْتُمْ بِهِ کافِرُون»

“Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.” (Qs Al-Nahl [16]: 63)

4.  Degil dan mencari-cari alasan:

فَإِن کَذَّبُوکَ فَقَدْ کُذِّبَ رُسُلٌ مِّن قَبْلِکَ جَاءُوا بِالْبَیِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَالْکِتَابِ الْمُنِیر»ِ

 “Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamu pun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.” (Qs Ali Imran [3]: 184)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *